Kekuatan Kepedulian

Kekuatan Kepedulian

Halo teman-teman. Seperti yang saya ceritakan pada hari kemarin tentang tantangan #30 Hari Melukis Kehidupan. Di hari yang pertama ini #1, saya ingin sedikit berbagi tentang apa yang saya rasakan tentang kepedulian orang lain dan dampaknya bagi hidup saya. Oke, mari kita mulai.

Pernah tidak Anda menjadi orang yang begitu piawai memotivasi orang yang sedang punya masalah, akhirnya mati kutu menghadapi masalah pada diri sendiri? Dan merasa tidak termotivasi karena susah memotivasi diri sendiri?

Saya merasakan hal tersebut. Saya sering kali menjadi seorang pendengar cerita dari orang lain, lalu saya mulai mengeluarkan jurus-jurus motivasi dengan seribu kata bijak di dalamnya. Menurut pengakuan orang yang saya berikan motivasi, itu sangat membantu.

Namun terjadi keanehan ketika yang sedang dilanda masalah adalah diri saya sendiri. Saya mencoba memotivasi diri sendiri, selalu berpikiran positif, dan berusaha sebisa mungkin mencari cara untuk membawa santai masalah tersebut. Namun hal tersebut tidak membuahkan hasil. Saya mencoba memikirkan hal tersebut, dan akhirnya mendapatkan jawaban berdasarkan persepsi saya sendiri.

Saya menggunakan konsep manusia sebagai makhluk sosial. Manusia adalah makhluk sosial, yang artinya ia tidak bisa hidup sendiri. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya.

Hakikat manusia sebagai makhluk sosial pada dasarnya adalah kesadaran manusia tentang status dan posisi dirinya adalah kehidupan bersama. Bukan sebuah individualitas yang dijunjung tinggi dalam kehidupan manusia, tetapi sebuah ikatan yang membuat mereka saling terhubung.

Pernahkah Anda berpikir, sebenarnya pengaruh kepedulian orang lain terhadap masalah yang sedang kita hadapi itu lebih penting daripada sekedar kata-kata bijak yang ia lontarkan? Saya berpikir seperti itu. Karena Anda peduli, maka orang lain tidak merasa sendiri dalam menghadapi masalah di dunianya. Bukan tentang kalimat motivasi yang berisi ribuan kata bijak, tetapi ini tentang kekuatan dari kepedulian manusia.

Jadi marilah kita saling peduli, saling menguatkan, dan saling berbagi satu sama lain untuk membentuk sebuah ikatan manusia yang tiada akhir.

(Semarang, 22 Oktober 2017)


“Kata bijak itu bisa kita cari di internet, tapi tidak dengan kepedulian orang di sekitar kita.” 
(Albertus Agung Prasetyono)

Seorang anak laki-laki yang lahir di sebuah kota yang biasa orang kenal sebagai Venice Van Java. Penyandang status mahasiswa di sebuah universitas yang menjadikan Pangeran Diponegoro yang sedang menunggangi kuda sebagai ikonnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »